Minggu, 6 September 2026
spot_img
BerandaHeadlinePebulutangkis Lamongan, Menduduki Peringkat 1 PBSI Kategori Ganda Anak-anak Putra

Pebulutangkis Lamongan, Menduduki Peringkat 1 PBSI Kategori Ganda Anak-anak Putra

ALINEASATU.ID, Lamongan – Tampil sebagai runner up digelaran Sirkuit Nasional (Sirnas) B Samarinda pada bulan Mei lalu, tepatnya 18 – 23 Mei 2026 menjadi hasil baik bagi pebulutangkis asal Lamongan Raihan Farid Atha Mufida. Hasil itu otomatis mendongkrak poin nasional di Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Berbekal tambahan poin tersebut, Raihan bersama pasangannya Zafran Almer Haq kini menduduki Peringkat 1 kategori Ganda Anak-anak Putra (GAPA) dengan total poin 569.

Pasangan Zafran/Raihan Runner Up di Sirnas B Samarinda. (Foto: PB Perkasa Ardana)

Pada turnamen sebelumnya pasangan PB Perkasa Ardana Surabaya ini berhasil menyabet Juara 3 di Sirnas B Palu.

Ketua PBSI Lamongan, Dirham Akbar Aksara menyampaikan selamat dan apresiasi yang tinggi atas pencapaian peringkat 1 tersebut.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Raihan Farid Atha Mufida, atlet asal Lamongan yang berhasil menempati Peringkat 1 Nasional PBSI kategori Ganda Anak-Anak Putra. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lamongan sekaligus bukti bahwa pembinaan atlet usia dini di Kabupaten Lamongan berjalan ke arah yang positif. Keberhasilan ini tentu bukan hasil instan, melainkan buah dari kerja keras atlet, pelatih, orang tua, klub, serta dukungan seluruh insan bulu tangkis,” ujarnya, Jumat 3 Juli 2026.

Tangkapan layar YouTube Sirnas B Samarinda. (Suyono)

Dirham juga berpesan, agar atlet terus menjaga performa, prestasi dan ranking.

“Kami berharap atlet dapat mempertahankan performa terbaiknya, menambah prestasi, serta terus menjaga posisi di papan atas ranking nasional,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen PBSI Lamongan untuk mendukung atlet melalui pembinaan berjenjang.

“PBSI Lamongan berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan berjenjang dan mencetak lebih banyak atlet berprestasi yang mampu membawa nama Lamongan semakin dikenal di kancah bulu tangkis Indonesia,” pungkas pria yang akrab disapa Mas Wabup ini.

Tangkapan layar YouTube Sirnas B Samarinda. (Suyono)

Perjuangan Raihan tidaklah instan. Sejak kelas 3 Sekolah Dasar (SD Muhammadiyah Plus Maduran), ia sudah bermain bulutangkis. Dimulai dengan mengukuti pembinaan di PB PSG Lamongan, kemudian berpindah ke PB ONG Lamongan, PB Warriors Surabaya, dan kini di PB Perkasa Ardana Surabaya.

Buah tidak selalu jatuh dekat pohonnya. Begitupun Raihan yang terlahir bukan dari keluarga bulutangkis. Atlet muda kelahiran 9 Januari 2014 ini, dengan semangat dan dukungan keluarga, mampu menjadi atlet anak yang berprestasi.

Perjuangan masih terus berlanjut. Dalam waktu dekat Raihan bersama pasangannya akan melakoni kembali perjuangan, yakni di Sirnas B Bengkulu, Sumatra.(S)

Jurnalis: Suyono
Editor: Redaksi
suyono
suyonohttp://alineasatu.id
Alinea satu Media adalah portal berita online nasional.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular