Selasa, 15 September 2026
spot_img
BerandaLingkunganTanam Puluhan Pohon Produktif, PCNU Lamongan dan PP TABAH Wujudkan Fikih Ekologi

Tanam Puluhan Pohon Produktif, PCNU Lamongan dan PP TABAH Wujudkan Fikih Ekologi

ALINEASATU.ID, Lamongan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan  bersama Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyatut Tholabah melaksanakan  penanaman pohon produktif sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus investasi masa depan umat.

Aksi penghijauan ini digelar di lingkungan pesantren yang berada di Kranji, Paciran, Sabtu, 14 Februari 2026.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menanam 20 pohon alpukat dan 4 pohon durian. Penanaman dilakukan secara simbolis sekaligus gotong royong oleh para kiai, pengurus yayasan, organisasi santri, hingga perwakilan santriwan dan santriwati.

KH. Sahrul Munir (kanan) didampingi KH. Sahul Khuliq (kiri) saat melakukan prosesi penanaman pohon. (Foto: Arsip PCNU Lamongan).

Hadir dalam penanaman, pengasuh pesantren KH. Sahul Khuliq, Ketua PCNU Lamongan KH. Sahrul Munir, Ketua Yayasan, jajaran pengurus komisariat IPNU-IPPNU, serta para santri.

Ketua PCNU Lamongan KH. Sahrul Munir menegaskan bahwa gerakan menanam pohon bukan hanya aktivitas sosial, tetapi memiliki landasan teologis yang kuat.

“Menanam pohon merupakan implementasi konsep khalifah fil ardh, yakni manusia sebagai pemimpin sekaligus penjaga bumi. Ini juga bagian dari praktik fikih ekologi, tanggung jawab keagamaan dalam merawat alam,” ujarnya.

Para santri juga terlibat penanaman pohon secara langsung. (Foto: Arsip PCNU Lamongan).

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren KH. Sahul Khuliq menyampaikan, bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter bagi para santri.

“Menanam pohon adalah bentuk kepedulian terhadap nasib umat dan bangsa di masa depan. Kami ingin menanamkan kepada santri agar mencintai serta menjaga lingkungan sejak dini,” tuturnya.

Program ini menjadi bagian dari implementasi konsep Eco Pesantren, yang mendorong lembaga pendidikan berbasis keagamaan berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, melakukan penghijauan, dan merawat keseimbangan alam.

Tidak mau kalah, santriwatipun ikut menanam pohon saat acara. (Foto: Arsip PCNU Lamongan).

Selanjutnya, pohon-pohon produktif yang ditanam diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan pesantren, mendukung kemandirian ekonomi berbasis lingkungan, sekaligus mewujudkan pesantren yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Gerakan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi lahirnya inisiatif ekologis berbasis nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. (*S*)

suyono
suyonohttp://alineasatu.id
Alinea satu Media adalah portal berita online nasional.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular