Rabu, 16 September 2026
spot_img
BerandaLingkunganProgram Cabai Berjaya Mulai Dilaksanakan, 500 Benih Ditanam di Lahan KNJ

Program Cabai Berjaya Mulai Dilaksanakan, 500 Benih Ditanam di Lahan KNJ

ALINEASATU.ID, Lamongan – Kalpataru Nusantara Jaya (KNJ) pada bulan ini mulai merealisasikan Program Cabai Berjaya (PCB), program strategis organisasi yang telah direncanakan sejak akhir tahun lalu. Kegiatan perdana dilaksanakan melalui pembenihan dan penanaman cabai di lahan kosong milik KNJ yang berada di area sekretariat, Desa Sukodadi, Kabupaten Lamongan.

Pada tahap awal, sedikitnya 500 biji cabai telah ditanam, menggunakan media tanam organik. Proses pembenihan dengan memanfaatkan limbah rumah tangga seperti gelas plastik, botol plastik, serta galon plastik yang sebelumnya telah dikumpulkan. Pemanfaatan ini menjadi bagian dari edukasi pemilahan sampah sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan PCB.

Tondo Abit Sekjen KNJ, saat memilih bibit cabai untuk dipindahkan ke lahan tanam agar pertumbuhan lebih cepat. (Foto: Suyono)

Sejumlah bibit yang telah tumbuh dengan tinggi sekitar 15 sentimeter kini mulai dipindahkan ke lahan tanam atau kebun KNJ untuk mempercepat pertumbuhan. Selain itu, beberapa anggota KNJ juga telah meminta bibit untuk ditanam di lahan kosong milik pribadi.

Kusno Setiawan, penanggungjawab program, menyampaikan bahwa jumlah benih yang ditanam telah melampaui 500 biji. Penanaman dilakukan secara bertahap mulai dari biji hingga menjadi bibit siap tanam.

Tondo Abit (kiri) dan Kusno Setiawan (kanan) saat melakukan pemilihan bibit. (Foto: Suyono)

“Program ini berjalan sesuai target tahunan, yaitu menebar minimal 500 benih setiap bulan. Dengan pola tersebut, kami optimistis dapat mencapai sekitar 6.000 pohon cabai dalam satu tahun dari lahan KNJ,” ujarnya, Kamis 13 Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa hasil budidaya ini diharapkan menjadi salah satu sumber pendapatan organisasi sekaligus memperkuat fungsi penghijauan lahan kosong, baik milik KNJ maupun milik warga yang berkenan bekerja sama.

Sementara itu, Suripto, Ketua KNJ, menjelaskan bahwa cabai merupakan komoditas yang selalu dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Cabai menjadi bagian penting dalam berbagai olahan makanan, dari masakan rumah tangga hingga usaha kuliner. Karena itu, PCB kami hadirkan bukan hanya untuk internal KNJ, tetapi juga bagi masyarakat yang ingin ikut menanam dan memanfaatkan lahan kosongnya,” tegasnya.

Beberapa pohon cabai telah menghasilkan cabai yang siap dipetik untuk dipanen dari lahan KNJ. (Foto: Suyono)

Pada bulan pertama pelaksanaan, hasil panen memang belum signifikan. Namun beberapa tanaman yang sudah mulai berbuah menunjukkan potensi hasil yang baik dan menumbuhkan optimisme keberhasilan program ke depan.

Harga cabai rawit di pasar lokal Kabupaten Lamongan, sempat meroket hingga kisaran Rp75.000–Rp80.000 per kilogram, dan bahkan dilaporkan mencapai Rp90.000 per kilogram di beberapa pasar tradisional pada periode tertentu akhir tahun lalu, menyusul meningkatnya permintaan dan pasokan lokal yang berfluktuasi.

Melihat hal tersebut, PCB yang dilaksanakan KNJ berharap melahirkan gerakan bersama yang mampu mengubah lahan tidak produktif menjadi sumber manfaat ekonomi dan lingkungan dengan cabai. Selain memperindah kawasan, kegiatan ini diharapkan membantu menambah pendapatan harian masyarakat.

suyono
suyonohttp://alineasatu.id
Alinea satu Media adalah portal berita online nasional.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular