ALINEASATU.ID, Solo –Keinginan tim sepak bola putri SMPN 10 menjadi juara Gala Siswa Indonesia (GSI) Kota Surakarta kandas. Dalam pertandingan final yang dilaksanakan di Lapangan Kadipolo, Laweyan, Jumat pagi (19/6/2026), tim yang dikenal dengan sebutan Sepulsura tersebut kalah 0-2 (0-0) dari SMPN 12. Ironisnya, dua gol tersebut lahir dari tembakan bebas.
‘’Sudah hasil maksimal. Saya tetap bangga dengan perjuangan pemain di lapangan,’’ jelas Pelatih SMPN 10 Masudin usai pertandingan.
Sebenarnya, sampai babak pertama usai, SMPN 10 mampu memberikan. Terbukti, meski diperkuat dua pemain Indonesia, tapi SMPN 12 gagal menjebol gawang Janeeta Ardelia Ramadhani Putranto.
Bahkan, SMPN 10 yang dimotori Berlianne Miracle Dee beberapa kali memberikan tekanan kepada pertahanan SMPN 12. Sayang, dua kali kesalahan yang dilakukan pemain SMPN 10 harus dibayar mahal. Gol pertama terjadi setelah pemain SMPN 10 melakukan pelanggaran di luar kotak penalti. Sementara, gol kedua berawal dari handsball pemain belakang SMPN 10.
Dengan kekalahan ini, SMPN 10 masih berhak mendapatkan hadiah uang pembinaan Rp 5 juta. Sementara, sebagai juara, SMPN 12 membawa pulang uang Rp 7,5 juta.
Di kelompok putra, kekalahan juga dialami SMPN 10. Secara mengejutkan, mereka kalah 0-2 dari SMPN 3. ‘’Skema permainan tidak jalan. Padahal, saya prediksi, kami bisa menempati peringkat ketiga di kelompok putra,’’ ujar Udin, sapaan karib Masudin.
Juara GS di kelompok putra ini jatuh ke tangan SMPN 19. Dalam pertandingan di final, mereka menang 2-0 atas juara bertahan SMPN 15. Kekalahan ini juga mengakhiri dominasi SMPN 15 yang dalam dua tahun terakhir selalu menjadi juara GSI. (*)



