ALINEASATU.ID, Tuban – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kedungrejo 2, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban memanfaatkan limbah dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) jenis organik berupa kulit buah dan sayur untuk diolah menjadi eco enzyme.
Kegiatan tersebut baru dilaksanakan dalam minggu ini, dan sudah ada tiga galon untuk proses eco enzyme.

Proses limbah organik yang berasal dari kulit buah dan sayuran untuk menjadi eco enzyme. (Foto: Suyono)
Kepala SPPG Kedungrejo 2, Muhammad Hasby mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap pengelolaan limbah sekaligus upaya menciptakan manfaat dari sisa bahan organik yang dihasilkan setiap hari.
“Pemanfaatan limbah organik ini kami lakukan agar sampah kulit buah dan sayur tidak terbuang sia-sia. Selain mengurangi limbah, hasil eco enzyme juga bisa dimanfaatkan sendiri untuk kebutuhan kebersihan dan lingkungan,” ujarnya, Jumat 8 Mei 2026.
Ia menambahkan, eco enzyme memiliki berbagai manfaat, salah satunya membantu menghilangkan bau tidak sedap pada instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Selain itu, cairan hasil fermentasi tersebut juga dapat digunakan sebagai pembersih alami dan ramah lingkungan.
“Harapannya kegiatan ini bisa menjadi kebiasaan positif di lingkungan SPPG dan memberi contoh bahwa limbah rumah tangga maupun dapur dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai guna,” tambah Kepala SPPG yang hobi futsal ini.
Program pengolahan limbah organik itu juga sejalan dengan program pemanfaatan limbah yang dijalankan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tuban. Melalui sinergi bersama SPPG Tuban, pengelolaan limbah organik diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Proses fermentasi untuk menjadi eco enzyme. (Foto: Suyono)
Eco enzyme mempunyai kemampuan efektif menghilangkan bau tidak sedap pada IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) dengan menguraikan bahan organik, lemak, dan minyak yang membusuk. Cairan fermentasi yang dihasilkan mengandung mikroba aktif yang menurunkan polutan (COD, BOD, Amoniak) dan menetralkan aroma busuk secara alami tanpa bahan kimia berbahaya. (*)



