ALINEASATU.ID, Sidoarjo-Ackmat Nurul Huda bersiap maju dalam pemilihan Kepala Desa Wadungasih, Buduran, Sidoarjo. Program yang diusungnya pun layak diacungi jempol.
Dari edaran yang tersebar, lelaki yang sudah bergelar haji tersebut menjelaskan bahwa memimpin desa bukanlah untuk mencari penghidupan melainkan menjadi tempat untuk melayani. ”Seorang pemimpin harus sudah selesai dengan dirinya sendiri agar pengabdiannya kepada warga menjadi murni dan tanpa pamrih,” tulisnya.
Selain itu, Ackmat yang akan maju dalam pilkade periode 2026-2034 itu sudah menyiapkan program. Khususnya kepada pemuda, perempuan, dan pensiun masih produktif.Sebuah program yang tampaknya tidak dimiliki oleh calon yang lain.
Untuk pemuda, calon yang sudah mapan secara ekonomi ini berkomitmen menghidupkan karang taruna sebagai garda terdepan untuk masalah ketenagakerjaan, beasiswa pendidikan, dan kewirausahaan. Ackmat juga akan melibatkan pemuda desa Wadungasih melalui karang taruna untuk kegiatan-kegiatan sosial , kesehatan, serta keagamaan.
”Untuk peningkatan soft skill dan hard skill pemuda Wadungasih dengan mengadakan pelatihan hingga sertifikasi sebagai bekal untuk memasuki dunia pekerjaan. Saya juga akan mengakomodir ide kreatif dan inovatif pemuda desa untuk kemajuan program kerja berbasis teknologi digitalisasi,” jelas Ackmat.
Di sektor perempuan, dia berjanji melakukan regenerasi dan peremajaan organisasi perempuan, di antaranya PKK.Baginya, PKK sangat diperlukan agar program desa lebih mengenal di masyarakat. ”Tidak melulu orang-orang itu saja. Masih banyak perempuan di Desa Wadungasih yang punya kemampuan tak kalah bagusnya,” tegas Ackmat.
Sedang untuk pensiuan yang masih produktif, calon yang dikenal tegas dalam aturan tersebut akan mengikutkan mereka ke dalam Program Padat Karya Tunai di desa. Sedang untuk perempuan, dalam memaksimalkan pengembangan UMKM CSR yang didapat dari perusahaan di Desa Wadungasih.
Pilkades di Wadungasing akan dilaksanakan pada 24 Mei 2026. Bersamaan dengan 79 desa lain di Kabupaten Sidoarjo. (*)



