Sabtu, 5 September 2026
spot_img
BerandaMetropolisTargetkan Rp6,3 Miliar. Pemkot Surabaya Lelang 85 Kendaraan Dinas

Targetkan Rp6,3 Miliar. Pemkot Surabaya Lelang 85 Kendaraan Dinas

ALINEASATU.ID, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melepas puluhan kendaraan operasional melalui mekanisme lelang sebagai bagian dari penataan aset sekaligus upaya efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Surabaya, Wiwiek Widayati, menjelaskan bahwa kendaraan yang dilelang merupakan armada yang telah digunakan lebih dari tujuh tahun. Menurutnya, usia tersebut menjadi pertimbangan utama untuk dilakukan evaluasi hingga akhirnya diputuskan untuk dijual.

“Setiap kendaraan yang sudah memasuki usia tujuh tahun kami kaji ulang. Salah satu tujuannya adalah mendorong efisiensi, terutama dalam penggunaan energi,” ujar Wiwiek, Rabu (8/4/2026).

Dalam lelang kali ini, Pemkot Surabaya menyiapkan total 85 unit kendaraan. Rinciannya meliputi 70 unit kendaraan roda empat (R4), 13 unit roda dua (R2), serta 2 unit roda tiga (R3). Sebagian unit telah memasuki tahap lelang, sementara sisanya dijadwalkan menyusul pada pekan depan.

Masyarakat yang berminat mengikuti lelang dapat mengakses portal resmi lelang milik pemerintah melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kementerian Keuangan. Peserta diwajibkan mengikuti prosedur yang berlaku, termasuk pengajuan penawaran sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Dari proses lelang kendaraan dinas ini, Pemkot Surabaya menargetkan pemasukan hingga Rp6,3 miliar sepanjang tahun 2026. Selain meningkatkan pendapatan daerah, kebijakan ini juga diharapkan mampu menekan konsumsi BBM secara signifikan.

Sejalan dengan itu, sejak 2024 Pemkot Surabaya juga mulai mengalihkan sebagian kendaraan operasional ke penggunaan mobil listrik. Skema yang digunakan adalah sistem sewa, yang dinilai lebih efisien dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.

“Penggunaan kendaraan listrik terbukti memberi penghematan yang cukup signifikan, terutama dari sisi BBM,” pungkas Wiwiek. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular