Senin, 27 April 2026
spot_img
BerandaHeadlineSPPG Tuban Menggelar 'Ngaji Melek Media' Untuk Tingkatkan Literasi dan Transparansi

SPPG Tuban Menggelar ‘Ngaji Melek Media’ Untuk Tingkatkan Literasi dan Transparansi

ALINEASATU.ID, Tuban – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tuban, Jawa Timur, menggelar diskusi “Ngaji Melek Media” untuk memperkuat tata kelola eksternal dan transparansi program nasional MBG.

Digelar di Resto Barudak Jawi, Tuban (4/3/2026) kegiatan ini dihadiri para Kepala SPPG, ahli gizi, akuntan, mitra yayasan, asal kecamatan Kerek dan Tuban kota serta awak media.

Diskusi ini bertujuan membedah pola komunikasi publik terkait Program MBG dan meningkatkan kualitas gizi yang disajikan kepada siswa sekolah.

Dziky Muhammad, Jurnalis JTV saat memaparkan materi Ngaji Melek Media kepada SPPG Tuban. (Foto: Suyono)

Dikemas santai sebelum berbuka puasa, kegiatan diisi dengan materi tentang media partnership dan cara memberikan Informasi ke media yang disampaikan oleh Dziky Muhammad, Jurnalis dari JTV.

Dalam materinya, Dziky memaparkan dengan menarik bagaimana melakukan media partner dan cara menghadapi media saat muncul satu permasalahan di dapur MBG.

Wahyu Bagus Kurniawan Kepala SPPG Kerek Kedungrejo 1, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis memastikan kualitas dan keamanan pangan yang disajikan SPPG.

“Alhamdulillah kita semua bisa mengikuti kegiatan ini. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat untuk kami sebagai garda terdepan pelayanan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Muhammad Hasby Alifka Kepala SPPG Kedungrejo 2, mengatakan bahwa, Ngaji Melek Media ini membahas tentang mitigasi isu dan kejadian menonjol, termasuk dugaan kelalaian penyajian makanan yang dikaitkan dengan program MBG.

Seluruh peserta menikmati materi Ngaji Melek Media sebagai literasi media. (Foto: Suyono)

Selain itu, diskusi juga mengenai langkah penanganan berita (crisis management) dan bagaimana memberikan respons cepat terhadap isu atau peristiwa beredar di media sosial dan masyarakat.

“Kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Ini menambah wawasan kami tentang media, baik berpartner maupun saat memberikan informasi akurat saat media membutuhkannya,” ujarnya.

“Bersama media kami bisa mengedukasi publik mengenai asupan gizi seimbang yang telah diwajibkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN),” tambah Kepala SPPG Asli Tuban ini.

Ditempat yang sama, Wenni Madena perwakilan mitra dapur SPPG Kerek menyambut positif kolaborasi ini dan berharap kegiatan “Ngaji Melek Media” dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Dapur-dapur operasional sangat membutuhkan publikasi yang edukatif. Dengan kegiatan ini kami berharap mampu bersinergi dengan insan pers,” tuturnya.

Ngaji Melek Media menjadi sajian berbeda di bulan Ramadan tahun ini. (Foto: Suyono)

Dipenghujung kegiatan, Dziky Mohammad menyebutkan bahwa, kegiatan literasi digital kepada SPPG sangat diperlukan setiap dapur. Pasalnya, ia mengamati setiap kejadian menonjol progam MBG di kabupaten Tuban. Insan media kesulitan mencari narasumber dari lembaga pelaksana MBG di daerah khususnya Kordinator wilayah tingkat kabupaten maupun kapokcam tingkat kecamatan.

“Inisiasi mitra dapur mengundang insan pers untuk duduk bareng Ngaji Melek Media terkait progam MBG sangat kami hargai. Dan menjadi persamaan persepsi,” ucapnya.

Sinergitas bersama ini diharapkan bisa menjaga kualitas dan kuantitas pelaksanaan program MBG di Kabupaten Tuban dapat terus meningkat, sehingga anak-anak sekolah mendapatkan hak gizinya secara aman, sehat, dan sasaran bumil, busui, balita (B3) dapat transparan pada paket menu penyalurannya.

Ngaji Melek Media dihadiri beberapa media yakni JTV, ketik.com, alineasatu.id, global-news.co.id, petisi.co dan jatimnet.com (*)

Jurnalis : Suyono
Editor : Redaksi
RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular